Cara Sederhana

Security Code biasanya digunakan pada sebuat website untuk mengamankan sebuah formulir inputan, seperti bukutamu, shoutbox, comentar artikel, login, dan lain-lain sesuai dengan yang diinginkan, tujuannya adalah agar pengunjung yang mengisi formulir tersebut benar-benar manusia bukan mesin/spam. dan security code keamanan yang sudah sangat populer sering disebut dengan Chaptca code. namun terkadang bagi orang awam atau orang yang sudah terbiasa menggunakan internet, terkadang terkendala masalah text/code keamanan yang ditampilkan pada sebuah formulir dengan menggunakan chaptca, karena biasanya code yang tampil berbentuk gambar dengan bertuliskan karakter huruf atau angka tetapi tulisannya miring-miring, kadang ga tau ga jelas.

ada juga versi code keamanan dengan menggunakan perhitungan misal nilai a + nilai b hasilnya berapa, dan ada juga menuliskan code keamanan menggunakan nama-nama pemain bola seperti yang pernah saya baca di salah satu website indonesia , dan masih banyak lagi versi-versi yang lainnya, yang bisa anda dapatkan dengan search di google. mungkin sudah cukup basa-basinya, kita langsung aja ke intinya


Yang pertama silahkan anda buat database terlebih dahulu, jika sudah ada boleh gunakan yang sudah ada,dan selanjutnya buat tabel di database dengan rincian di bawah ini :
nama tabel : formulir

Nama Field Tipe dan Panjang Keterangan
kdformulir INT (11) Auto_Increment, Primary Key, Not Null
nama Varchar (35) Null
komentar Varchar(255) Null
jika sudah, silahkan anda buat file-file di bawah ini :
nama file : koneksi.php

<?
$koneksi=mysql_connect("localhost","root","") or die ("Gagal terhubung ke server DB");
mysql_selet_db("nama_db_anda",$koneksi) or die("Gagal Mengambil Database");
?>

Nama File : code_keamanan.php
  <?
$nomor = '1234567890';
$huruf_kecil = 'abcdefghijklmnopqrstuvwxyz';
$huruf_besar = 'ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ'; // nomor, huruf_kecil, huruf_besar adalah code yang akan ditampilkan di layar secara acak
$acak = $nomor.''.$huruf_kecil.''.$huruf_besar; // dari ke 3 code diatas di gabung menjadi 1, menjadi variabel $acak
$acak = str_shuffle($acak); //setelah digabung,kita manfaatkan str_shuffle untuk mengacak code diatas.
$acak = substr($acak,0,5); // setelah code diatas diacak, maka kita gunakan perintah substr($acak,0,5) maksudnya kita akan mengambil dari karakter ke 0 dan maksimal karakter yang akan di tampilkan hanya 5
$_SESSION['cacak']=$acak; // $_SERVER['caca']; fungsinya code yang sudah diambil sebanyak 5 karakter disimpan ke dalam SESSION untuk perbandingan data yang diinput dan data yang ada di session nantinya
?>
<font size="+1"><?=$acak?></font>
<input type="hidden" name="acak" value="<?=$acak?>" id="nomor">
<input name="nomor" type="text" class="textfield"  id="input" size="5">

Nama File : formulir.php
  <?
  session_start(); 
  require "koneksi.php";
  //ambildata dari Formulir
  $proses=$_GET['proses'];
  $nama=$_POST['nama'];
  $komentar=$_POST['komentar'];
  $cacak=$_SESSION['cacak'];
  $acak=$_POST['acak'];
  if($proses=='simpan'){ // jika formulir di jalankan, atau tombol submit di tekan maka logika $proses==simpana akan aktif, proses=simpan di ambil dari <form name="form1" method="post" action="?proses=simpan">
  
if(($cacak==$_POST['nomor'])&&!empty($acak)){ // jika code yang ditulis dari formulir($acak) = code yang ada di session ($cacak) dan $acak tidak kosong maka proses simpan dijalankan, jika tidak muncul keterangan Maaf, security code salah
$simpan=mysql_query("INSERT INTO formulir VALUES ('','$nama','$komentar')");
// jika logika untuk $simpan, jika $simpan berhasil maka muncul selamat, jika gagal muncul maaf
if($simpan){
echo "<script language='JavaScript'> alert ('Selamat, Pesan Berhasil disimpan') </script>";
} else{
echo "<script language='JavaScript'> alert ('Maaf, Pesan gagal disimpan') </script>";
}
// unset untuk Menghapus Session Security Code yang telah ditampilkan
unset ($_SESSION["cacak"]);
} else {
echo "<script language='JavaScript'> alert ('Maaf, Scurity Code salah, Coba Kembali') </script>";
}
}
?>
<form name="form1" method="post" action="?proses=simpan">
<table width="546" border="0" cellpadding="3" cellspacing="1">
<tr>
<td colspan="2" bgcolor="#00CCFF">&nbsp;</td>
</tr>
<tr>
<td width="155" bgcolor="#D5F7FF">Nama</td>
<td width="375" bgcolor="#F4FDFF"><input type="text" name="nama" id="nama"></td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#D5F7FF">Komentar</td>
<td bgcolor="#F4FDFF"><textarea name="komentar" cols="35" rows="5" id="komentar"></textarea></td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#D5F7FF">Kode Keamanan</td>
<td bgcolor="#F4FDFF"><? require "code_keamanan.php";// berfungsi untuk menyisipkan code keamanan pada formulir ?></td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#D5F7FF">&nbsp;</td>
<td bgcolor="#F4FDFF"><input type="submit" name="button" id="button" value="Submit">
<input type="reset" name="button2" id="button2" value="Reset"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" bgcolor="#00CCFF">&nbsp;</td>
</tr>
</table>
</form>

Cara Kedua

Sedikit informasi tentang Penggunaan Kode Keamanan / Scurity Code.
Ini hanya sekedar sharing code saja

yang pertama yang harus kita siapkan adalah kode captcha. untuk server di harapkan menggunakan server PHP Versi Terbaru, agar dalam proses pembelajaran ini dapat berjalan dengan baik. dibawah ini adalah codenya :

## Captcha.php ##

<?
$sid=trim($HTTP_GET_VARS["sid"]);
session_id($sid);
session_start();
$angka = $HTTP_SESSION_VARS["angka"];
mt_srand((double)microtime()*1000000);
$jarak1 = mt_rand(0,10);
$jarak2 = mt_rand(0,10);
$jarak3 = mt_rand(0,10);
$jarak4 = mt_rand(0,10);
$ujung1 = mt_rand(0,60);
$ujung2 = mt_rand(0,60);
$ujung3 = mt_rand(0,60);
$ujung4 = mt_rand(0,60);
$ujung5 = mt_rand(0,60);
$ujung6 = mt_rand(0,60);
$ujung7 = mt_rand(0,60);
$ujung8 = mt_rand(0,60);
$warna1 = mt_rand(0,150);
$warna2 = mt_rand(0,150);
$warna3 = mt_rand(0,150);
$warna4 = mt_rand(0,150);
$warna5 = mt_rand(0,150);
$warna6 = mt_rand(0,150);
$height = 13;
$width = 62;
$im = ImageCreate($width, $height);
$background = ImageColorAllocate($im, 255,255,255);
$warnagaris = ImageColorAllocate($im, $warna1, $warna2, $warna3);
$warnaangka = ImageColorAllocate($im, $warna4, $warna5, $warna6);
ImageFill($im, 0, 0, $background);
ImageLine($im, 0, $jarak1, $ujung1, $ujung2, $warnagaris);
ImageLine($im, 0, $jarak2, $ujung3, $ujung4, $warnagaris);
ImageLine($im, 60, $jarak3, $ujung5, $ujung6, $warnagaris);
ImageLine($im, 60, $jarak4, $ujung7, $ujung8, $warnagaris);
ImageString ($im, 6, 10, 0, $angka, $warnaangka);
Imagejpeg($im);
?>

dan berikut ini adalah code untuk inputan Scurity Codenya

## inputan.php ##

<?
$sid = session_id();
$submit=$_POST['submit'];

if(!$sid){
session_start();
$sid = session_id();
}
if ($submit) {
$code=$_POST['code'];
$angka=$_SESSION['angka'];
if ($code!=$angka) {
echo "Security number salah.<br />";
} else {
echo "Selamat Anda benar menuliskan angkanya";
}
}
?>
<h4>Kirim Komentar:</h4>
<form method="post" action="<?=$PHP_SELF?>">
<p>
Security Number: <input type="text" name="code" class="textbox" />
<?
mt_srand((double)microtime()*1000000);
$angka1 = mt_rand(0,9);
$angka2 = mt_rand(0,9);
$angka3 = mt_rand(0,9);
$angka4 = mt_rand(0,9);
$angka5 = mt_rand(0,9);
$angka="$angka1$angka2$angka3$angka4$angka5";
$HTTP_SESSION_VARS["angka"] = $angka;
?>
<img src="captcha.php?sid=<?=$sid?>" alt="Security Number" /> <br /><br />
<input type="submit" name="submit" value="Kirim Komentar" />
</p>
</form>

Kode selesai sampai disini, jika code diatas dijalankan, maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini



Terima Kasih.. Artikel Selesai Sampai disini

Buat Captcha Sendiri Dengan PHP

Unknown 1 6:28 PM

Cara Sederhana Security Code biasanya digunakan pada sebuat website untuk mengamankan sebuah formulir inputan, seperti bukutamu, shoutbox...

Untuk mengamankan folder WP-Upload dari upaya inject, silakan tambahkan snippet berikut di file .htaccess anda.
<Files ~ ".*..*">
 Order Allow,Deny
 Deny from all
</Files>
<FilesMatch ".(jpg|jpeg|jpe|gif|png|tif|tiff)$">
 Order Deny,Allow
 Allow from all
</FilesMatch>
Letakkan file .htaccess tersebut di folder ~/wp-upload/uploads/. Setiap akses ke folder tersebut hanya akan dibatasi untuk ekstension jpg, jpeg, jpe, gif, png, tif, tiff dan yang lain (sesuai yang anda atur).
Selamat mencoba…

Mengamankan folder WP-Upload dengan .htaccess

Unknown Reply 6:47 AM

Untuk mengamankan folder WP-Upload dari upaya inject, silakan tambahkan snippet berikut di file .htaccess anda. <Files ~ ".*..*...

Plugin Keamanan (Security) WordPress Terbaik. Sadarkah anda bahwa keamanan sebuah blog wordpress amat rentan. Meskipun wordpress.org sebagai pengembang platform wordpress selalu melakukan update dari waktu ke waktu dan mengamankan bug-bug yang terdapat dalam platformnya. Tapi masih ada saja kejadian sebuah blog wordpress diretas oleh orang-orang yang kurang bertanggung jawab. Baik untuk tujuan menyusupkan virus ataupun cuma sekedar iseng.
Kita tentu tidak mau hasil kerja keras kita dikacaukan oleh orang lain hanya dalam waktu singkat. Untuk itu sangat penting sekali memperhatikan keamanan blog wordpress kita. Meskipun itu belum menjamin bahwa para peretas tidak akan bisa menjebol wordpress maupun Cpanel kita. Setidaknya sudah mempersulit atau setidaknya menghambat mereka.
Sebelum saya mmembicarakan plugin apa saja yang penting sebagai pengaman wordpress, sebaiknya anda perlu memperhatikan suatu celah yang seringkali dianggap sepele tapi bisa berakibat fatal. Yaitu, username cpanel ternyata begitu mudahnya dilihat oleh orang lain. Dan untuk membobol cpanel tinggal menebak passwordnya dengan software khusus. Serem…!
Coba anda ketikkan di browser namadomainanda/wp-admin/includes/upgrade.php
Jika anda mendapatkan pesan error yang mengandung username cpanel maka perlu menambahkan kode berikut ke dalam file .htaccess.

php_flag display_startup_errors off
php_flag display_errors off
php_flag html_errors off
php_flag log_errors on
php_flag ignore_repeated_errors off
php_flag ignore_repeated_source off
php_flag report_memleaks on
php_flag track_errors on
php_value docref_root 0
php_value docref_ext 0
php_value error_reporting -1
php_value log_errors_max_len 0

Tips tersebut saya dapatkan dari forum adsense-id.com. Bila anda ingin mendapat info lebih banyak, silahkan meluncur ke sana.
Download Code
Berikut adalah daftar beberapa plugin keamanan (security) wordpress yang bisa anda install:
1. Better wp security
Plugin ini mempunyai banyak fungsi pengamanan termasuk menyembunyikan wp-login.php, htaccess protection, banned user, limit login, change database prefix, dan banyak fitur lainnya.
2. WordPress firewall 2
3. si captcha for wordpress
Ini untuk anti spam comment.
4. Bullet Proof Security
5. Antivirus plugin
Plugin ini akan menscan theme wordpress anda dan mengecek apakah ada malicious injection dalam theme tersebut. Theme gratisan selain dari wordpress.org biasanya rawan disusupi program-program jahat. Diantaranya menyusupkan link, trojan, bahkan bisa jadi si pemrogram bisa menyusupkan iklannya pada blog anda. Sehingga akhirnya anda yang membangun blog menjaring traffic mereka yang menuai hasilnya hehe..

Source : http://kemuh.com/berita-terbaru/bisnis/plugin-keamanan-security-wordpress-terbaik/

Plugin Keamanan (Security) WordPress Terbaik

Unknown Reply 6:46 AM

Plugin Keamanan (Security) WordPress Terbaik. Sadarkah anda bahwa keamanan sebuah blog wordpress amat rentan. Meskipun wordpress.org sebag...

Catatan : Saya merubah judul artikel menjadi 6+ Tips Mengamankan WordPress karena banyak masukan dari teman-teman yang saya jadikan update artikel. Silahkan baca update terakhir yang ada di bagian bawah artikel.
WordPress adalah sebuah blogging tool ternama dengan jumlah pengguna dan dukungan komunitas yang sangat besar. Namun karena hal tersebut, maka WordPress sering kali menjadi sasaran serangan tangan-tangan jahil. Karena itu tindakan pencegahan untuk menutupi atau setidaknya bisa mengurangi celah keamanan dari WordPress perlu dilakukan.
Dan berikut adalah 6 tips mengamankan WordPress kita.


1. Selalu Update

Ada alasan kenapa WordPress selalu mengupdate CMSnya, semisal WordPress 1.0, WordPress 2.0, WordPress 3.3, WordPress 3.4, dan yang terakhir, WordPress 3.4.1. Selain penambahan fitur-fitur baru, penerbitan versi (atau update versi) tersebut ditujukan untuk memperbaiki atau menutup celah-celah keamanan yang ada di WordPress sebelumnya.
Jadi jika anda peduli dengan keamanan blog, selalu mengupdate versi WordPress adalah salah satu cara termudah yang bisa dilakukan.

2. Memasang Plugin Pengaman WordPress

Selain selalu update, ada juga cara mudah untuk mengamankan WordPress, yaitu dengan memasang plugin pengaman. Dengan menggunakan plugin pengaman, kita tidak terlalu dipusingkan dengan utak-atik file .htaccess dan sebagainya. Cukup centang beberapa opsi yang ada di plugin, maka WordPress kita sudah lebih aman dari kondisi sebelumnya.
Beberapa plugin pengaman WordPress yang menjadi plugin paling direkomendasikan oleh teman-teman blogger antara lain :
  • Login Lockdown. Login lockdown berfungsi untuk mengunci akses sebuah IP Address dalam rentang waktu tertentu yang menuju ke halaman login WordPress jika terjadi kesalahan memasukkan nama user atau password dalam beberapa kali percobaan (jumlah kesalahan percobaan serta rentang waktu bisa diatur). Plugin ini sangat berguna untuk menangkal Brute Force.
  • Login Security Solution. Memiliki fungsi yang sama dengan Login Lockdown.
  • Bullet Proof Security. Plugin ini berfungsi untuk menangkal segala serangan XSS, RFI, CRLF, CSRF, Base64, Code Injection dan SQL Injection. Selain itu, Bullet Proof Security juga memproteksi file wp-config.php, bb-config.php, php.ini, php5.ini, install.php dan readme.html. Tidak cukup di situ, Bullet Proof Security juga akan melindungi root folder serta folder wp-admin. Super komplit.
  • Secure WordPress. Plugin ini adalah pemain lama dalam urusan keamanan WordPress. Secure WordPress bekerja dengan menyembunyikan versi WordPress, RSD, Windows Live Writer, serta menyembunyikan peringatan core-update dan plugin-update dari user non-admin, dan lain sebagainya.
  • Chap Secure Login. Plugin ini berfungsi untuk meng-enkripsi password yang dikirimkan dari komputer kita menuju ke server/web host WordPress. Sangat berguna bagi blog yang tidak memiliki/menggunakan fasilitas SSL.
  • AntiVirus. Bukan hanya komputer saja yang memutuhkan anti virus, WordPress pun membutuhkannya. Dengan plugin AntiVirus, maka blog anda akan dilindungi dari kemungkinan terkena exploits, malware dan spam injections yang mungkin didapat dari theme yang anda install.

3. Password

Tapi 2 hal di atas tidak banyak berguna jika password yang anda gunakan mudah ditebak. Nomor telepon atau tanggal lahir dan hal umum lainnya tidaklah aman sekarang ini (kesalahan umum yang saya sendiri dulu pernah melakukannya).
Jadi pastikan password anda cukup rumit untuk bisa ditebak. Melihat beberapa persyaratan pendaftaran di berbagai situs semacam GMail, Yahoo, atau WordPress sendiri, sekarang ini sangat disarankan untuk membuat password minimal 8 digit.
Mungkin beberapa situs password generator berikut bisa membantu anda dalam membuat password yang cukup rumit sampai sangat rumit.
Jika yakin password anda rumit, coba tes dengan Password Haystack. Dalam tes ini kita bisa melihat kekuatan password kita dengan memperkirakan kira-kira sampai berapa lama password kita bisa dibobol. Dari hasil percobaan dengan mencoba memasukkan password lama saya, ternyata password lama saya bisa dipecahkan dalam waktu 4.5 bulan saja. Tidak heran kenapa akun saya dulu bisa dibobol :).
Tapi ketika saya mencoba memasukkan password 30 digit saya dari hasil situs generator password di atas, Brute Force baru bisa memecahkan password saya setelah 68.97 billion trillion trillion trillion centuries (silahkan diterjemahkan sendiri).

4. File .htaccess

Poin ke empat ini sebenarnya tidak perlu dilakukan jika menggunakan plugin pengaman WordPress. Namun anda bisa mengedit file .htaccess jika plugin pengaman WordPress anda tidak menyertakan beberapa snippets berikut :
Backup file .htaccess sebelum melakukan hal-hal di bawah. Jika ada kesalahan, maka anda bisa me-restore .htaccess dengan menggunakan file yang telah anda backup sebelumnya.

4.1. Mengamankan File wp-config.php

File wp-config.php perlu dilindungi karena file ini menyimpan berbagai informasi penting yang berkaitan dengan nama database, username dan password database, serta table prefix. Jika sampai hal ini diketahui orang-orang yang tidak bertanggung jawab, maka akan sangat berbahaya bagi blog/situs kita yang berbasis WordPress.
Karena itu kita harus mengamankan file wp-config.php ini. Caranya copy paste snippet berikut ke dalam file .htaccess.
# Protect wp-config.php
<files wp-config.php>
order allow,deny
deny from all
</files>

4.2. Menangkal Injeksi Script Berbahaya

# Protect from Malicious Script Injection
Options +FollowSymLinks
RewriteEngine On
RewriteCond %{QUERY_STRING} (|%3E) [NC,OR]
RewriteCond %{QUERY_STRING} GLOBALS(=|[|%[0-9A-Z]{0,2}) [OR]
RewriteCond %{QUERY_STRING} _REQUEST(=|[|%[0-9A-Z]{0,2})
RewriteRule ^(.*)$ index.php [F,L]

4.3. Menangkal Hotlink Gambar

Terkadang jengkel juga ketika ada yang mencuri bandwidth blog/situs kita dengan hotlink gambar. Untuk mengatasinya, gunakan snippet berikut (Sebelumnya buat gambar yang akan ditampilkan di blog/situs yang mencuri gambar. Gambar yang mempromosikan blog/situs kita mungkin bukan ide yang buruk)
# Protect from Hotlinking
RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http://(.+.)?example.com/ [NC]
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteRule .*.(jpe?g|gif|bmp|png)$ /images/nohotlink.jpg [L]

4.4. Menolak Komentar SPAM

Dengan .htaccess kita juga bisa menangkal komentar SPAM. Copy paste snippet berikut ke dalam file .htaccess.
# Protect from Spam Comments
RewriteEngine On
RewriteCond %{REQUEST_METHOD} POST
RewriteCond %{REQUEST_URI} .wp-comments-post.php*
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !.*example.com.* [OR]
RewriteCond %{HTTP_USER_AGENT} ^$
RewriteRule (.*) ^http://%{REMOTE_ADDR}/$ [R=301,L]

4.5. Mengamankan File .htaccess

Setelah kita selesai menambahkan beberapa snippets di file .htaccess untuk mengamankan file wp-config.php, file wp-comments-post.php, dsb. Kita juga harus mengamankan file .htaccess itu sendiri. Gunakan snippet berikut untuk mengamankan file .htaccess :
# Protect htaccess file
<files .htaccess>
order allow,deny
deny from all
</files>

5. File Permissions

File permissions default bawaan WordPress adalah :
  • 755 untuk direktori
  • 644 untuk file
Tapi untuk memperketat keamanan, kita perlu mengubah / CHMOD file wp-config.php. Untuk mencapai keamanan maksimum, CHMOD file wp-config.php menjadi 600 atau lebih baik lagi CHMOD menjadi 400 jika memungkinkan. Atau jika benar-benar tidak memungkinkan, CHMOD file menjadi 640.

6. Backup

Terkadang, meskipun segala tindakan pengamanan sudah dilakukan, kejadian kurang menguntungkan bisa saja terjadi. Maka untuk mengantisipasi hal-hal tidak terduga, kita harus memback up file di FTP dan database blog.
Bagaimana caranya? Anda bisa melakukannya melalui cPanel. Pilih bagian Files, dan klik Backups. Lakukan ini secara rutin.
Backup cPanel
Atau jika tidak mau susah, gunakan plugin WP-DBManager atau WP-DB-Backup yang akan membackup file dan database WordPress secara otomatis maupun manual.
Atau anda juga bisa menggunakan WP Backup to Dropbox yang akan membackup file dan database WordPress ke Dropbox (harus memiliki akun Dropbox tentu saja).
Selain itu anda juga bisa menggunakan layanan situs DropMySite atau iDrive.

Dan kita sampai di akhir artikel 6 Tips Mengamankan WordPress. Semoga bermanfaat.

Update 1 :

Mas Faisal Rachmadin menulis artikel Cara Menghilangkan Versi WordPress yang lengkap. Silahkan dibaca.
Kemudian ada tambahan plugin pengaman WP Firewall 2 berdasarkan komentar mas Atep Saepulloh.

Update 2 :

Salt Key

Update ini berdasarkan komentar mas Awan.
Salt dalam bahasa Indonesia berarti garam. Tapi tentu saja di sini saya tidak membahas tentang bumbu dapur.
Dalam kriptografi, salt terdiri bit acak yang digunakan sebagai salah satu masukan untuk kunci fungsi turunan. Masukan lain biasanya kata sandi. Keluaran dari fungsi kunci turunannya disimpan sebagai sandi versi dienkripsi (Wikipedia).
Dan dalam file wp-config.php, WordPress telah menyertakan contoh penempatan salt key yang bisa kita pakai untuk mengamankan WordPress. Mungkin anda bertanya kenapa menggunakan salt key? Karena…
  1. Meng-enkripsi cookies (Cookies menyimpan data login, preferences situs, dll. Jadi akan lebih baik jika cookies dienkripsi.)
  2. Blog WordPress akan lebih lebih lebih sulit diretas
  3. Kombinasi keamanan yang dikombinasikan dengan salt key akan memakan waktu bertahun-tahun untuk bisa dipecahkan

Cara Memasang Salt Key

1. Buka https://api.wordpress.org/secret-key/1.1/salt/. Copy key yang ada.
Salt Key
2. Gunakan program FTP favorit anda, dan buka file wp-config.php di root folder web host.
3. Paste key yang telah di-copy ke dalam file wp-config.php. Dan simpan.
Salt Key in wp-config.php
4. Selesai. Anda dapat mengubah salt key kapanpun yang anda inginkan.

Source : http://www.majuter.us/wordpress-tips/6-tips-mengamankan-wordpress.html

6+ Tips Mengamankan WordPress

Unknown Reply 6:44 AM

Catatan : Saya merubah judul artikel menjadi 6+ Tips Mengamankan WordPress karena banyak masukan dari teman-teman yang saya jadikan updat...

Search

Ikuti Channel Youtube Aku Yaa.. Jangan Lupa di subscribe. Terima kasih.

Popular Posts

Translate